HARAPAN UNTUK PULIH


Oleh Arfiatul Aliyah


Mataku menyipit hendak memasuki layanan jasa kesehatan
Dimana pasien membutuhkan perawatan untuk kesembuhannya
Bau obat-obatan menguar masuk ke dalam indra penciuman
Para perawat berlalu-lalang melaksanakan tugasnya

Juga petugas kebersihan yang membersihkan dengan detailnya
Hingga tak nampak kotoran sekecil apapun
Kaca-kaca pun bersih bersinar seperti tanpa kaca
Mungkin hanya debu yang terlihat dalam kejapan mata

Tak terasa kakiku telah menyusur bilik
Menapaki lorong-lorong rumah sakit
Semerbak bau antiseptik
Seketika aku berjalan dengan gesit
Menuju ruangan dimana aba dirawat

Banyak anak adam yang bermuka muram
Bersandar di balik dinding  ruangan
Tak henti berdoa untuk kerabatnya
Agar segera diberi kesembuhan oleh-Nya

Segera kususuri ruang rawat pasien
Dengan tak sopan mataku melirik
Miris mataku melihat banyak raga yang terbaring
Terbaring diatas bankar berselimut biru
Wajahnya pucat pasi, matanya sayu
Tak ada gairah semangat dalam hidupnya
Hanya tampak pandangan kosong di matanya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUNJUNGI MUSEUM BLAMBANGAN

MOTIVASI ALA IMRITHI UNTUK KAUM MUDA

CARA JITU DIDO'KAN MALAIKAT