Hormati Senior, Sayangi Junior
data:image/jpeg; base64,/ Oleh : Indah Mawaddah Rahmasita Memaknai sebuah istilah dan realitas dalam sebuah kultur masyarakat adalah sebuah keniscayaan. Seperti halnya sebuah slogan yang tertulis disela jalan persimpangan di dalam sebuah perumahan. Dalam slogan itu tertulis sebuah untaian kata, yakni “Hormati senior, sayangi junior”. Kata-kata sederhana tetapi melambangkan penanaman sebuah karakter. Diera sekarang, era yang dikenal dengan segala kecanggihannya tetapi tidak semua aspek menjadi canggih. Seperti halnya sebuah hubungan antar manusia yang kini hanya sebatas gawai. Begitu miris tetapi akan menjadi sebuah keniscayaan diwaktu yang akan datang. Bencana covid sejak diumumkannya secara nasional dua tahun yang lalu merupakan awal dari petaka retaknya sebuah hubungan antara manusia. Hal-hal yang awalnya tatap muka menjadi tatap layar kamera. Memang selama dua tahun itu banyak sepasang kekasih menjalin hubungan dalam mahligai rumah tangga dengan effort biaya...