Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisah

Alqamah, Sahabat rasulullah yang durhaka kepada ibunya.

Gambar
  Alqamah, Sahabat rasulullah yang durhaka kepada ibunya. Oleh: Manisha Aulia Alqamah merupakan salah satu sahabat Nabi yang sangat taat kepada Allah, rajin beribadah, dan tak pernah meninggalkan shalat, puasa, zakat dan sedekah. Namun menuju akhir hayatnya, Alqamah mengalami kesulitan karena tidak bisa mengucap kalimat syahadat. Suatu ketika disaat Alqamah sakit keras,   istrinya mengirim utusan kepada Rasulullah untuk memberitahukan kepada beliau akan keadaan Alqamah yang kesusahan mengucapkan kalimat syahadat. Begitu mendengar kabar dari istrinya alqamah, Rasulullahpun mengutus Ammar bin Yasir, Shuhaib arrumi dan Bilal bin Rabah untuk melihat keadaannnya dan mentalqinkan untuk mengucapkan kalimat syahadat. Akhirnya mereka berangkat kerumahnya, ternyata saat itu Alqamah sudah dalam keadaan naza’. Ketiga sahabat mentalqinkan Alqamah, namun ternyata lisan Alqamah tidak bisa mengucapkan kalimat syahadat. Sang sahabat yang diutus oleh Rasulullahpun akhirnya k...

Tentang Ayah

Gambar
  Sumber: Dokumen Pribadi Oleh: Nyimas Salsabila Safitri Tentang sosok seorang ayah dengan sejuta pengorbanannya, sosok kepala keluarga yang bertanggung jawab dan pekerja keras, yang tak pernah mengenal rasa lelah dalam mengayomi keluarganya, yang semampu mungkin tampil sebagai sosok yang akan selalu dan terus melindungi, mencukupi, dan mengerti. Tetapi ayahku adalah sosok ayah yang tidak pandai memperlihatkan atau menyalurkan rasa sayangnya kepada orang yang di sayangi sebesar sayang yang di miliki. Ayahku adalah sosok yang terkesan cuek, tidak peduli, namun aku bisa melihat dari kerutan di raut wajahnya yang kian hari kian berlapis, dari situ aku bisa melihat betapa keras pengorbananmu, membanting tulangmu mencari sesuatu yang akan selalu membuat orang yang kau sayangi merasa bahagia, tercukupi, dan terlindungi. Ayahku bukanlah seorang pegawai negeri yang bergaji tinggi, tetapi dia tidak pernah membiarkanku merasa kekurangan dalam hal apapun, entah itu berbentuk materi. Ayahku ad...

Putar Kemudi

Gambar
  Oleh Binti Rohmatin Fahimatul Yusro Pemuda hemat kata itu, dengan tegasnya berpesan: "Sungguh aku sangat mencintaimu, tetapi inilah jalan terbaik untuk kita". Seorang pemudi di sebrangnya mengunci beberapa kalimat yang sebenarnya sangat ingin ia ucap, kemudian menghela napas sambil berkata nyaring: "Bahkan aku bisa jadi lebih mencintaimu, tetapi mungkin memang begini jalan kita". Keduanya kemudian bersilang arah. Saling meniti jalan yang berlawanan. Dan sama-sama berkeras diri untuk melupa. Meski harus sering menenggelamkan diri dalam lautan air mata. Ah, sebenarnya bukan untuk melupa, mana bisa? tetapi mencoba melayari jejak ilusi yang ditunjuk jemari. Mereka itu, berpegang pada peta tanpa warna. Hingga di suatu masa, mereka sadar akan berartinya cinta. Nyatanya ambisi dan segala rute destini kalah makna. Dan, usai memerih luka begitu lama masanya, Mereka kembali lagi, bersama Memutar kemudi setelah banyak membuang waktu sia-sia

Merpati dan Melati

Gambar
  Oleh : Uzmatul Ulya Merpati… Tlah lama ia menyukai bunga itu Siapakah bunga itu? Melati, Begitu senangnya merpati mengetahui nama bunga yang setiap pagi  diamatinya di atas pohon cemara Diam-diam ia mulai mendekatinya Debu, terpaan angin, dan herbivora Tak mampu sedikitpun melukai melati, lewat sayap-sayap merpati Semakin hari, rasa aman nyaman tumbuh dalam jiwa melati Ia tahu bahwa burung putih itu menyukainya Walau tak sekutip pun kata terucap Pagi yang cerah, menambah tumbuh semangat merpati menghampiri  melati Dilihatnya senyuman indah, tatapan mata bagaikan pelangi yang  terpancar dari kelopak mahkota bunga melati Harumnya aroma yang tulus ia keluarkan Menambah tumbuh keyakinan merpati akan kasih sayang melati, Yang tak kuasa ia ungkapkan dengan kata-kata