TAK ADA NIKMAT SELAIN KULIAH
Oleh:
M. Hadiyan Ihkam
Percayalah apa yang kamu dapat
sekarang adalah apa yang orang lain inginkan. Banyak teman kita di luar sana ingin merasakan duduk di bangku perkuliahan, namun mereka tidak mempunyai biaya yang memadahi. Kebanyakan dari kita hanya menggerutu, mengeluh, hingga merasa seakan-akan mempunyai tugas
perkuliahan yang sangat berat. Sudahkah kita bersyukur dengan segala nikmat
yang Allah berikan? Terkhusus nikmat kesempatan bisa melanjutkan pendidikan
kuliah.
Tak hanya itu, tugas yang
dosen berikan kepada kita, bukanlah sesuatu yang patut dijadikan masalah besar.
Memang itulah konsekuensinya. Kalo tidak mau dapat tugas kenapa kuliah? Pasti
alibi paling kuat adalah mengatakan "aku kuliah karena dipaksa orang
tua". Hah... Alasan klasik. Orang tua memang memaksa namun pasti beliau mempunyai maksud baik bagi kita dibalik semua itu.
Dosen memberikan tugas itu
untuk dikerjakan bukan disambati kayak sakit hati. Apalagi di
ghibahi.
Berkeluh kesah boleh namun
jangan berlebihan. Keluh kesah kita menunjukkan bahwa kita memang lemah tak
patut untuk menyombongkan diri.
Ayo kawan, tugas perkuliahan tidak seberapa di
banding orang
tua merawat kita. Orang tua
tidak pernah menghina kita karena kenakalan kita maupun susahnya merawat kita.
Sedangkan kita baru dapet tugas perkuliahan langsung 'sambat ra karoan'.
Semangat lah kawan, karena dunia ini seperti air. Karena air tak pernah
pecah maupun hilang. Ia hanya berubah bentuk maupun sifat jika dipanaskan,
dibekukan, didinginkan, diuapkan, diembun namun esensinya tetap sama yaitu air.
Kita tidak boleh hanyut dalam air, yang boleh, kita harus mampu mewarnai air
dan memberi rasa yang segar bagi peminumnya.
Pondok Pesantren Drun Nun

Komentar
Posting Komentar