RECOMMENDED MOVIE! CAHAYA CINTA PESANTREN
Oleh: Roychan
“Kalau kita mencintai segala sesuatu karena
Allah, maka kita tidak akan pernah kenal yang namanya kecewa atau sakit hati”
Film ini merupakan kisah kehidupan seorang anak nelayan di danau toba
bernama Shila yang ingin melanjutkan sekolah ke SMA Negeri favorit di daerahnya
namun tidak lolos, karena keterbatasan biaya. Awalnya Shila menolak namun atas
bujukan orang tuanya jadilah Shila santri di pesantren Al- Amanah. Di pesantren,
Shila bersahabat dengan Manda, Aisyah dan Ichut. Tapi dengan Manda, Shila
merasa paling dekat. Karena keduanya tidak betah tinggal di pesantren tanpa
sepengetahuan yang lain, keduanya pun kabur dari pesantren. Tapi takdir membawa
mereka berdua kembali ke pesantren itu. Manda mantap untuk menjadi santri di
situ. Tapi Shila masih belum yakin.
Sebagai
gadis yang tengah puber. Ia jatuh hati pada Rifqy, santri senior. Shila
berusaha menjalani kehidupan pesantren
ditengah bermacam konflik. Mulai dari konflik yang membuat persahabatanya
berantakan. “Kepergian” orang yang ia sayangi, hingga ia sempat diancam akan
dikeluarkan dari pesantren justru saat ia telah benar-benar jatuh hati pada
pesantren itu. Dan Shila berhasil melalui itu semua, karena pesan ayahnya
sebelum ia berangkat ke pesantren, “kalau kita mencintai segala sesuatu karena
Allah, maka kita tidak akan pernah kenal yang namanya kecewa atau sakit hati”.
Film
ini tergolong komplit, karena didalamnya banyak pesan moral tentang pendidikan,
sosial, dan cinta. Cerita keluarga, persahabatan, romantisme, dan seluk beluk
anak-anak muda yang menempuh pendidikan di pesantren. Hal ini divisualkan dalam
gambar-gambar yang dinamis, membentuk mosaik yang jalin-menjalin.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Komentar
Posting Komentar