BIOGRAFI ADEEB ISHAQ

 

 


Oleh: Hilmi Gholi Hibatulloh

 

Adeeb Ishaq lahir di Damaskus dan besar di Beirut,ia bekerja di admisnistrasi dan surat kabar/ Koran. Setelah bekerja di bagian administrasi dan surat kabar ia memutuskan untuk meninggalkan Beirut dan pergi ke Iskandaria bersama dengan temanya Salim Al-Naqqash, disana ia membantu dan mendukung tmenya dalam menyusun beberapa drama. Setelah beberapa waktu dia pergi lagi ke Kairo dan bertemu dengan Jamaluddin Al-afghani dan menjadi muridnya, disana juga ia menerbitkan koranya “مصر” dan bersama temanaya juga ia menerbitkan “التجارة”. Kemudian ia pindah lagi ke Paris dan menerbitkan Koran “القاهرة" disana. Beberapa waktu setelahnya ia mengalami sakit dan pulang kembali ke Beirut dan meninggal di sana pada tahun 1885.

Setelah dia meninggal ada beberapa karya tulisnya yang tersisa yaitu:

 الدّرر, Kumpulan artikel-artikel tentang politik, serta beberapa novel-novel yang diterjemahkan dari bahasa prancis antara lain: « شارلمان » و « أندروماك » والباريسية الحسناء ». Adeeb ishaq juga terkenal dengan seorang aktivis sosial dan politik yang keras kepala, jurnalis yang hebat, dan juga orang yang menyerukan kebebasan setiap orang dari pebudakan dan kebebasan berpikir tanpa tertekan dengan orang-orang atas. Syekh Iskandar Al-Azar berkata bahwasanya Adeeb Ishaq: “Dia hidup dengan hati nurani yang bebas dalam pikiran, perkataan dan perbuatan, dan mati dengan hati nurani yang bebas dalam pikiran, perkataan dan perbuatan”. 

 Sumber:

Hanna Fakhury, “Tarikh Adab Al-araby Al-Adab Alhadist” Daarul Jiil: Beirut, 1986

 https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/Adib_Ishaq&prev=search&pto=aue     

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MOTIVASI ALA IMRITHI UNTUK KAUM MUDA

MENGUNJUNGI MUSEUM BLAMBANGAN

BIOGRAFI PENGARANG KITAB QAMUS AL MUHITH