ALL ABOUT HANNA

 


Oleh: Nurmiati Habib

Hanna  Mahira, mahasiswi jurusan teknik arsitektur  salah satu Universitas ternama di kota Malang yang terkenal dengan kecerdasan dan kecantikannya. Ia sering kali diperbincangkan oleh para lelaki di satu jurusan maupun fakultas hingga tingkat Universitas. Hanna sapaan hangat yang orang lain sering memanggilnya. Perempuan cantik berkulit putih yang memiliki berat badan ideal dan lesung pipi yang menghiasi wajahnya  sangat pas dengan kepribadiannya yang lembut namun penuh ketegasan.

Ia memutuskan untuk menimba ilmu di pulau Jawa dengan mengambil segala risiko yang akan dihadapi. Intinya keputusan yang telah dipilih sebisa mungkin untuk tanggung jawab hingga akhir. Dengan tekad dan semangat yang kuat untuk menyelesaikan pendidikan ,akhirnya Hanna memutuskan untuk kuliah dan bekerja sebagai guru les siswa sekolah dasar serta berjualan online apapun asalkan menghasilkan uang. Sebenarnya dahulu, orang tua Hanna adalah orang yang berkecukupan dari segi ekonomi, sedari kecil Hanna sudah merasakan kegelimangan harta. Akan tetapi saat menginjak sekolah menengah pertama orang tua Hanna terlilit hutang di Bank yang membuat ekonomi keluarga menjadi turun drastis, di tambah kondisi ibu yang sakit-sakitan akibat menghadapi masalah keluarga ini.     

Pertama kali ia menginjakkan kaki di tanah Jawa dengan segala ketidaktahuan ditambah tidak adanya kerabat dekat, ia hanya bermodalkan informasi-informasi yang diperoleh dari internet tentang kehidupan mahasiswa di kota Malang. Ia memutuskan untuk ngekos dengan harga yang miring. Semester awal di kampus, Hanna harus berusaha untuk mencari biaya pendidikan yang memang sangat tinggi sekaligus biaya hidup selama di Malang. Hanna juga berusaha untuk mengajukan beasiswa, baik yang diselenggarakan kampus maupun dari lembaga lain yang memang memiliki program beasiswa. Ia sengaja tidak menceritakan keluh kesahnya terhadap orang tuanya di rumah, karena tidak ingin membani pikiran orang tuanya.

Saat itu malam hari maghrib, ia sedang beristirahat setelah seharian sibuk dengan kegiatan kampus dan bekerja. Sambil melihat langit-langit atap kamar kosnya dan mendengarkan alunan syahdu lagu-lagu Hanin Dya yang menjadi pilihan musik favoritnya untuk meresfresh pikirannya. Ingin sekali ia memejamkan mata, tetapi banyak sekali tugas-tugas yang harus dikumpulkan esok hari yang belum dikerjakan. Saat sedang menikmati semuanya, terdengar suara panggilan dari ponselnya, terlihat dari layar ponsel My Father memanggil. Dengan semangat Hanna menerima panggilan dari orang tuanya

“Assalamualaikum pak?”. Hanna berkata

“Waalaikumsalam nduk, gimana kabarmu?, Bapak Ibu kangen sekali denganmu, gimana kuliahmu? Bapak ibu disini alhamdulillah sehat nduk”. Bapak bertanya

“Alhamdulillah Hanna sehat pak, kuliah juga lancar. Bapak-Ibu gak usah khawatir Hanna akan menjaga diri Hanna baik-baik agar bisa secepatnya pulang Hehe. Pak Buk, Hanna seneng banget hari ini Hanna bisa dapet beasiswa dari salah satu lembaga yang menyediakan beasiswa, dan alhmdulillah Hana lolos. Jadi bapak ibu gak usah mikiran uang kuliah dan biaya hidup Hana, karena Insyallah  uang dari beasiswa dan ngelesi siswa sekolah dasar udah mencukupi semua, lagian makanan di Malang murah pak, beda dengan kota-kota lain. Selain itu Hanna juga punya temen deket pak namanya Sania dan Panji, mereka juga mahasiswa perantau seperti Hanna, ditambah mereka baik banget Pak, sering bantuin Hanna, neraktir Hanna Makan Hehe, pokoknya enak deh pak”.  Secara semangat ia bercerita.

“Bapak Ibu seneng sekali mendengar kabar ini nduk, akhirnya kamu bisa mendapatkan beasiswa yang kamu impikan, Bapak ibu jadi tidak khawatir lagi, takut kamu kelaparan, setiap makan pasti ibumu tanya ke bapak “Hanna udah makan belum ya pak” nyampe bapak bingung jawabnya, karena terlalu sering ibu bertanya seperti itu. Ya itulah orang tua nduk,selalu kepikiran sama keadaan anaknya apalagi anak perempuan. Satu pesen bapak Ibu sama kamu Jangan pernah tinggalin sholat sesibuk apapun kegiatan kamu di kampus atau di luar kampus, intinya satu itu nduk, kalau kamu jaga sholatmu Insyallah Gusti Allah mempermudah segala sesuatu dan apapun harapanmu. Oyyaaa ini sudah malam, waktunya kamu tidur nduk, ibu juga udah ngantuk tuh, udah nguap-nguap mulu dari tadi. Hussssssttt Bapak (sahut Ibu). Sampaikan salam Bapak dan Ibu kepada temanmu Sania dan Panji ya nduk, semoga kalian tetep jadi temen baik nyampe kuliah kalian selesai, jangan lupa kuliah tetep nomer satu, kegiatan-kegiatan di luar kuliah harus pintar-pintar kamu pilah. Jaga kesahatan selalu ya nduk”.

“Iya pak, akan Hanna ingat selalu pesan-pesan dari Bapak terutama tentang menjaga sholat, insyallah Hanna sesibuk apapun Hanna akan selalu menjalankan kewajiban sholat Pak Buk, Hanna minta doanya tiada henti untuk kelancaran kuliah Hanna  disini, Bapak ibu sehat-sehat di rumah, Besok Hanna sampaikan salam Bapak ibu untuk Sania dan Panji. Selamat tidur Pak Buk, Wassalamualaikum”. Kata terakhir Hanna sembari mematikan panggilan.

 

Bersambung


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUNJUNGI MUSEUM BLAMBANGAN

MOTIVASI ALA IMRITHI UNTUK KAUM MUDA

CARA JITU DIDO'KAN MALAIKAT