It’s Okay, Mari Hidup Normal
Oleh: Fitriatul wilianti
Tentang kamu yang terlalu baik namun diabaikan
Yang telah berkorban namun bahkan tak dilirik. Kamu yang berbagi
suka cita untuk mereka yang terbiasa menikmati. Yaitu mereka yang pernah
menganggapmu kecil, mereka yang bisa merendah dengan muka tebal untuk sekedar
memperoleh, dan tentu saja tanpa kembali menoleh apalagi berterimakasih. Mereka
yang selalu lurus tanpa mau membagi dan dibagi, yang selalu menawarkan luka
tanpa merekatkan obat.
Walau ini juga salahmu, ini keluhanmu, keluhan lama tiada akhir,
yang punya solusi tapi tak mau dipatuhi. Karena dirimu yang masih mencoba
normal untuk menerima mereka. Dirimu yang masih bersikap wajar meski kemudian
kembali tertampar. Kamu yang melewati batas kemudian menggerutu dan menyalahkan
diri sendiri lantas mengotori hati dan pasti berakhir dengan salah yang selalu
membersamai.
Sekarang, mari coba mengabaikan
Mengabaikan apa yang akan kamu dapat, dengan tanpa mengharapkan
hasil dari apa yang kamu beri. Mulailah mencoba tuli dengan desas desus
sekitar, dengan menjadi batu kokoh yang tahan terpaan angin. Cobalah
mengabaikan mereka yang pernah mengontrol diri.
It's okay,
Pasti bisa diselesaikan, Ini sesuatu yang kecil bisa sekedar
dilangkahi. Ini cuma gerimis, kamu sudah pernah melewati badai. Kamu pernah
merasakan perihnya tamparan hujan. Jadi untuk sekedar rintik bukanlah
penghalang apalagi perusak jalan.
Mari coba berterimakasih
Berterimakasih pada dirimu yang tetap kuat, walau beberapa kali
diremehkan. Berterimakasih pada hati yang masih berusaha sembuh walau terkoyak
berkali-kali yang bahkan nyaris patah hanya untuk sesuatu yang tidak pasti.
Terima kasih kepada diri yang pernah menggantungkan harapan yang terlalu tinggi
walaupun tetap berakhir dengan ekspektasi yang dikabulkan oleh diri sendiri.
Terimakasih kamu yang selalu semangat dan ceria walau dengan harapan yang
kadang tak sesuai. Terima kasih pernah menjadi orang yang nekad dan berani
walau berakhir ceroboh.
Sekarang mari mencoba lebih damai pada diri. Dan menyisihkan waktu
untuk mencintai diri sendiri, mari mencoba lebih bahagia, dengan cara hidup
normal dan mengabaikan apapun disampingmu.
Komentar
Posting Komentar