PROLOG NISCALA
Oleh Indah Mawaddah Rahmasita
Tidak
ada yang tau,
Sampai
kapan,
Dalih
ini menjadi berharga,
Dalam
hidup ku,
Tidak
ada yang tau,
Sampai
kapan,
Aku
tetap seperti ini,
Lemah,
Tidak
ada yang tau,
Sampai
kapan,
Aku
akan tetap berjalan lurus,
Hingga
suatu ketika,
Aku
tersandung di tepian jalan,
Menuju
arah kebajikan mu,
Tersiar
kabar,
Bahwa
aku tertolak,
Akan
dalih-dalih yang terencana itu,
Dengan
sepelehnya,
Aku
pun terbuang,
Sampai-sampai,
Ada
sebuah tangan manarik tanganku,
Dengan
gagah,
Akupun
terpana,
Kau
memberi cahaya untukku,
Meski
hanya separuhnya saja,
Harapan
pun muncul,
Sampai
ku bertemu dengan Niscala,
Pondok Pesantren Darun-Nun Malang
Komentar
Posting Komentar