Setangkai Nasihat Untuk Para Penghafal Al-Qur’an


renni hasibun


Senantiasa Meluruskan Niat

        Hendaknya para sahabat penghafal alquran, harus meluruskan niatnya terlebih dahulu, dengan niat yang baik lillahi ta'ala insyaallah amalan kita tidak akan sia-sia. akan tetapi sebaliknya, dengan niat yang salah, sia-sialah seluruh amal. dan ini sesuai dengan hadist arbain yang pertama tentang keutamaan niat. sahabat fillah, hendaklah kita menghafal alquran lillahi ta'ala bukan hanya semata-mata untuk tujuan duniawi.

Menghiasi Diri Dengan Akhlak Mulia

        Sejatinya, Al-Qur'an bukan hanya untuk dibaca dan dihafal saja, tetapi juga untuk diamalkan dan dijadikan sebagai pedoman hidup. Penghafal Al-Qur'an hendaknya berusaha agar tidak hanya menghafalnya dalam ingatan, tetapi juga mencerminkan maknanya dalam sikap dan tindakan. 

        Sobat Qur'an, seseorang yang dikatakan ahli Qur'an bukanlah yang hafal 30 juz seluruhnya, akan tetapi seseorang yang dikatakan ahli Qur'an ialah orang yang selalu berusaha mengamalkan hafalannya dalam setiap gerak gerik langkahnya dimanapun ia berada. 

Mennjaga Diri dari Perkara yang Haram & Hina

        Hendaknya , penghafal Al-Qur’an menjaga diri dari perbuatan dan harta yang haram. Ini merupakan hal yang penting sebab menghafal Al-Qur’an adalah nikmat yang luar biasa,dan nikmat tersebut tidak akan Allah berikan kepada orang yang sering bermaksiat kepada-Nya.

Tawadhu

          Menurut buya Hamka,tawadhu berasal dari kata “ Wadha’a” yang artinya meletakkan atau menempatkan sesuatu. Jadi, tawadhu’ adalah pandai menempatkan diri. Menempatkan diri kita pada tempatnya yakni sesuai dengan ajaran Syariat agama Islam.

Selalu Berusaha Menjaga Hafalan

          Setiap huruf, ayat yang telah dihafal adalah amanah yang harus dijaga dengan cara memuraja’ahnya. Kunci mutqinnya hafalan seseorang ialah seberapa sering ia memurajaah hafalannya. Sobat Qur’an yang dirahmati Allah, Semakin sering kita ulang maka insyaallah semakin kuat hafalan kita.

          Jadi, kewajiban inti dari penghafal Al-Qur’an ialah MURAJA’AH dan nilai kebaikan kita terhadap Al-Qur’an adalah pada muraja’ah hafalan yang kita rutinkan .Sang Maha Agung tidak melihat hasil atau seberapa banyak juz hafalan kita, tapi yang dinilai adalah ketika kita berusaha semaksimal mungkin untuk senantiasa menjaga dan mengamalkannya. Percayalah, sesuatu yang nikmat tidak diperoleh dengan cara yang nikmat pula.  

Wallahu Ta’ala A’lam

 

#SiapaSajaBisaMenghafalAlqur'an


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGUNJUNGI MUSEUM BLAMBANGAN

MOTIVASI ALA IMRITHI UNTUK KAUM MUDA

CARA JITU DIDO'KAN MALAIKAT